Perkuat Komitmen Penyuluh, Kawal Target PM-AAS 2026
Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) NTB terus memperkuat koordinasi penyuluh pertanian dalam mendukung program strategis Kementerian Pertanian (Kementan). Upaya ini diwujudkan melalui Rapat Koordinasi (Rakor) Capaian Kinerja Pertanian Modern – Advanced Agriculture System (PM-AAS) sekaligus Sosialisasi Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 19 Tahun 2026 di Aula Mandalika BRMP NTB, Kamis (22/10/2026).
Kegiatan ini membahas capaian kinerja PM-AAS serta Permentan Nomor 19 Tahun 2026 tentang Perubahan Kedua atas Permentan Nomor 02 Tahun 2025 mengenai Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Pertanian. Rakor dihadiri para Ketua Tim Kerja (Katimker) dan Penanggung Jawab PM-AAS Kabupaten/Kota, tim administrasi kepegawaian penyuluh, tim teknis Atabela/Drum Seeder, jajaran BRMP NTB, serta CWS Penyuluh Provinsi NTB.
Kepala BRMP NTB, Hendro Cahyono, S.Pt M.M.,M.Sc, saat membuka kegiatan menekankan pentingnya momentum ini untuk memperkuat koordinasi dan sinergi, terutama setelah penyuluh pertanian resmi bergabung dalam lingkup pusat. Kesamaan pemahaman mengenai tata kerja, administrasi, dan target kinerja diperlukan agar pelaksanaan tugas berjalan efektif dan sesuai ketentuan.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi model teknis pembuatan Atabela/Drum Seeder untuk mendukung penerapan teknologi modernisasi pertanian, serta pemaparan Permentan Nomor 19 Tahun 2026 sebagai acuan penyesuaian tata kerja dan kelembagaan.
Sebagai bentuk komitmen bersama, kegiatan ditutup dengan penandatanganan Pakta Integritas Pencapaian Target PM-AAS Provinsi NTB bersama para Katimker Kabupaten/Kota. Melalui kegiatan ini, BRMP NTB berharap sinergi seluruh pihak semakin kuat dalam mengawal pencapaian target PM-AAS dan mendorong modernisasi pertanian di Nusa Tenggara Barat